Silvester dan Jubileum Gereja ke-30

Silvester dan Jubileum Gereja ke-30

Bersyukur oleh karena kemurahan kasih Tuhan, jemaat FeG Immanuel Berlin boleh memiliki kesempatan untuk melangkah hingga di akhir tahun 2020, meskipun sampai akhir tahun kondisi COVID-19 belum mereda. Pada hari Kamis, tanggal 31 Desember 2020, jemaat FeG Immanuel Berlin berkesempatan merayakan Silvester dan Jubileaum gereja ke-30. Kegiatan ini pun berjudulkan “Sejarah Masa Depan”.

Werbung Silvester dan Jubileum Gereja ke-30

Meskipun di tengah segala keterbatasan yang ada oleh karena berlakunya protokol kesehatan, kegiatan ini masih bisa diselenggarakan secara online melalui media ZOOM untuk bisa membangun interaksi antara penatalayan maupun tiap-tiap jemaat yang ada di rumah masing-masing. Bahkan tidak hanya jemaat yang ada di Berlin saja, namun juga ada beberapa jemaat yang pernah bersekutu di FeG Immanuel Berlin, tetapi sekarang berada di luar kota di Jerman bahkan luar negeri, baik di Amerika, Indonesia, Australia, dsb. 

Acara tersebut tidak hanya direncanakan untuk jemaat usia dewasa saja, tetapi juga untuk anak-anak. Para anak-anak mempunyai kegiatan untuk membuat kerajinan tangan dengan bentuk model gedung gereja sesuai imajinasi mereka dengan barang bekas ataupun melalui teknik menggambar, sesuai dengan kelompok sekolah minggu mereka. Sementara itu terdapat hal yang cukup menarik lainnya, dimana setiap jemaat di Berlin, yang telah mendaftarkan diri, menerima bingkisan dari panitia. Di dalam bingkisan tersebut terdapat makanan maupun minuman ringan serta beberapa perlengkapan untuk keberlangsungan partisipasi serta interaksi jemaat di dalam acara. Secara umum untuk bentuk acara terdapat berbagai kegiatan, contohnya sambutan dari koordinator panitia Silvester, pemutaran klip video perjalanan gereja selama 30 tahun ke belakang, quiz maupun games yang melibatkan anak-anak sekolah minggu, talkshow yang melibatkan 2 generasi yang menyaksikan sejarah gereja, persembahan lagu dari beberapa perwakilan jemaat, animasi mini drama yang menceritakan kehidupan keluarga di tengah kondisi wabah pandemi COVID-19, perenungan kebenaran Firman Tuhan oleh Pdt. John Kusuma, pujian, perayaan ulang tahun gereja, foto bersama, prost, kata penutup oleh gembala sidang gereja Pdt. John Kusuma dan tentunya doa baik dalam kelompok kecil maupun besar. Selain itu setiap peserta yang telah berpartisipasi di dalam quiz ataupun permainan juga berkesempatan mendapatkan kenang-kenangan dari panitia yang berupa mug edisi khusus Silvester dan Jubileum Gereja ke-30. Di momen acara Silvester ini secara khusus Sdr. Batta dan Sdri. Kezia berkesempatan untuk membantu menciptakan Ost. lagu untuk Jubileum Gereja kita ke-30 yang berjudul “Melangkah Bersama-Mu”. Seusai doa penutup setiap peserta juga masih memperoleh kesempatan untuk saling bersapa dengan semua saudara-saudari yang mungkin sudah lama tidak berjumpa, secara khusus mereka yang sempat bersekutu bersama di FeG Immanuel Berlin.

Dalam perenungan kebenaran Firman Tuhan yang telah disampaikan oleh hamba-Nya Pdt. John Kusuma terambil dari Yos. 3:4-5, kita diingatkan untuk mau melangkah dengan iman bersama Tuhan di setiap musim hidup kita, secara khusus di masa-masa saat ini yang sangat tidak menentu oleh karena wabah pandemi COVID-19. Karena seperti janji Tuhan, DIA akan sentiasa hadir bersama kita, dan DIA juga rindu untuk kita juga mau belajar untuk terus mengasihi-NYA.

-Yosua 3:4-5-

hanya antara kamu dan tabut itu harus ada jarak kira-kira dua ribu hasta panjangnya, janganlah mendekatinya – maksudnya supaya kamu mengetahui jalan yang harus kamu tempuh, sebab jalan itu belum pernah kamu lalui dahulu.” Berkatalah Yosua kepada bangsa itu: ”Kuduskanlah dirimu, sebab besok Tuhan akan melakukan perbuatan yang ajaib di antara kamu.”

Sejarah merupakan pembelajaran yang begitu berharga, untuk kita melihat bagaimana karya Tuhan dalam hidup kita, gereja-NYA, dan oleh karena kemurahan kasih-NYA, kita diberikan kesempatan untuk dapat melangkah bersama-NYA di dalam segala perkara, baik di masa lalu, sekarang dan yang akan datang, sampai kita melihat sejarah masa depan bersama Tuhan.